Skip to main content

Posts

Featured

Dari Epilog, Untuk Prolog. (Bagian II)

  A way Dari Epilog, Untuk Prolog. (II) "Sebuah kisah selalu memiliki prolog, selalu diakhiri dengan epilog. Begitu pula dengan hidup, terdiri dari rangkaian prolog-epilog yang tak terhitung banyaknya." . Membaca sebuah tulisan lama yang diunggah pada 26 Maret 2021 lalu – yang tentunya sudah diarsip – , tulisan tentang pikiran yang sempat rumit. Dulu rasanya pikiran-pikiran semacam itu gak akan ada akhirnya, gak akan ada sembuhnya, seolah-olah gak akan ada lagi hari baik. Maybe I was being childish and merely got carried away or that actually was something valid, no one knows.  Rasanya seperti nyaris gila , tapi setelah dijalani, kayanya cuma kaget karena baru paham rasanya "beranjak dewasa". Karena tekanan yang kuanggap "krisis" waktu itu sekarang – Alhamdulillah-nya – berhasil aku lewati, sekarang kabarku cukup baik. . Pertanyaan-pertanyaan yang tahun lalu membebani pikiran perlahan sudah menemui titik terang-nya.  "Mau publish paper tentang apa?...

Latest Posts

Preface : Tentang Aku dan Tujuanku